Gempa bumi dan tsunami Sendai 2011 (東北地方太平洋沖地震, Tōhoku Chihō Taiheiyō-oki Jishin, secara harfiah “Gempa bumi lepas pantai Samudra Pasifik wilayah Tōhoku”) adalah sebuah gempa bumi dorongan kuat berkekuatan 8,9 yang mengakibatkan gelombang tsunami setinggi 10 m (33 kaki). Gempa ini berkekuatan 7 berdasarkan skala intensitas seismik Badan Meteorologi Jepang di utara Prefektur Miyagi, Jepang. Laporan awal menyatakan kekuatan sebesar 7,9. sementara peringatan tsunami JMA menyebutkan 8,4 dan akhirnya 8,9. Fokus gempa bumi dilaporkan berada di lepas pantai Semenanjung Oshika, pantai timur Tōhoku pada 11 Maret 2011, pukul 05:46 UTC (14:46 waktu setempat) pada kedalaman 24.4 kilometere (15,2 mi). Laporan berita Tokyo Broadcasting System (TBS) menyatakan bahwa hampir 580 tewas dan lebih dari 1400 lainnya hilang di enam prefektur, meski dikhawatirkan jumlah korban tewas jauh lebih tinggi.

Kekuatan 8,9 menjadikan gempa ini sebagai gempa terbesar yang mengguncang Jepang sepanjang sejarah dan satu dari empat gempa terbesar di dunia sejak pencatatan gempa modern dimulai. Gempa ini dianggap sebagai yang terbesar yang mengguncang Jepang dalam 1.200 tahun terakhir.

Gempa bumi dan tsunami Sendai 2011
Gempa bumi dan tsunami Sendai 2011 terletak di Jepang
Peta memperlihatkan dampak gempa
Tanggal 14:46:23, 11 Maret 2011 (UTC+9) (2011-03-11T14:46:23UTC+9)
Lama: 5 menit [1]
Kekuatan 9,0–9,1 MW
Kedalaman: 24.4 km (15,2 mi)
Episentrum: 38°19′19″N 142°22′08″E / 38.322°LU 142.369°BT / 38.322; 142.369Koordinat: 38°19′19″N 142°22′08″E / 38.322°LU 142.369°BT / 38.322; 142.369
Jenis: Gempa bumi dorongan kuat
Negara yang terkena Jepang (utama)
Berbagai negara (tsunami)
Kerugian: Banjir dan kerusakan besar
Tsunami: Ya
Tanah longsor: Ya
Gempa susulan: Sedikitnya 160 (22 di atas 6,0 MW)
Korban: hampir 580 tewas, lebih dari 1400 hilang

Gempa bumi

Gempa bumi terjadi 130 kilometere (81 mi) di sebelah timur pesisir Sendai, Honshu, Jepang. Episenternya terletak 373 kilometere (232 mi) dari Tokyo, menurut United States Geological Survey. Gempa ini kemungkinan dapat memicu gempa lain di berbagai negara termasuk Jepang. Sebuah gempa susulan berkekuatan 7,7 dilaporkan berlangsung selama 40 menit setelah gempa pertama. Sedikitnya dua puluh gempa susulan berkekuatan 5,5 atau lebih kuat terjadi sejak gempa pertama.

Gempa awalnya dilaporkan berkekuatan 7,9 oleh USGS, kemudian diubah menjadi 8,8 dan akhirnya 8,9.

Dampak dari gempa adalah terjadinya beberapa kebakaran di Pelabuhan Tokyo. Shinkansen menghentikan operasinya di dalam dan luar Tokyo meski tidak terjadi kecelakaan, sementara Bandar Udara Internasional Narita dan Haneda juga menghentikan operasi setelah gempa, dengan sebagian besar penerbangan dialihkan ke bandara lain sampai pemberitahuan selanjutnya. Selain itu, berbagai jasa angkutan kereta api di seluruh Jepang juga dihentikan.

Sebuah kilang minyak terbakar akibat gempa di Ichihara, Prefektur Chiba di timur Tokyo.

Perdana Menteri Jepang Naoto Kan mengatakan bahwa pembangkit listrik tenaga nuklir telah dimatikan dan tidak terjadi kebocoran material radioaktif.

Tsunami


Gempa ini menimbulkan peringatan tsunami untuk pantai Pasifik Jepang dan sedikitnya 20 negara, termasuk seluruh pantai Pasifik Amerika dari Alaska ke Chili Peringatan tsunami yang dikeluarkan oleh Jepang adalah yang paling serius dalam skala peringatannya dengan tinggi gelombang diperkirakan mencapai 10 m (33 kaki). Menurut kantor berita Kyodo, gelombang tinggi terlihat di Bandar Udara Sendai pukul 3:55 sore JST yang berada dekat pesisir prefektur Miyagi dengan gelombang yang mampu memindahkan kendaraan dan membanjiri banyak bangunan ketika masuk ke daratan. Kantor berita Kyodo melaporkan tsunami setinggi empat meter (13 ft) menerjang Prefektur Iwate di Jepang. Gelombang setinggi 0.5-m (20 in) menerjang pantai utara Jepang. Laporan menyebutkan bahwa dinding air lebih tinggi dari sejumlah pulau di Pasifik dan bahaya tsunami memunculkan peringatan untuk hampir seluruh daerah di Samudra Pasifik.

Gempa sebesar ini memiliki potensi untuk menciptakan tsunami yang dapat menghantam pesisir dekat episenter dalam hitungan menit dan pesisir yang lebih jauh dalam hitungan jam.

United States West Coast and Alaska Tsunami Warning Center mengeluarkan peringatan tsunami untuk wilayah pesisir California dan Oregon dari Point Conception, California hingga perbatasan Oregon-Washington. Penduduk di Seaside dan Astoria, Oregon diberitahu melalui panggilan mundur 911 dan sirene pada jam-jam pagi untuk mengevakuasi wilayah rendah; sekolah negeri ditutup pada hari itu. Ketika tsunami menghantam Guam, dua kapal selam AS ditarik dari penjangkarannya dan segera ditarik dengan bantuan kabel. Tsunami setinggi 2 meter menghantam sebagian Hawaii dengan gelombang mencapai 30 meter ke daratan di sisi selatan Big Island, namun tidak ada kerusakan yang dilaporkan.

Dampak di negara lain:
Daerah Evakuasi Peringatan tsunami Tinggi tsunami Kematian

Taiwan Ya Ya 10 cm (3,9 in) 0

Guam, AS Ya Ya 40 cm (16 in) 0

Kepulauan
Mariana
Utara Ya Ya 40 cm (16 in) 0

Hawaii,AS Ya Ya 2.1 m (6,9 kaki) 0
Filipina Ya Ya 1 m (3,3 kaki) 0
Palau Ya Ya 11 cm (4,3 in) 0
Kepulauan Maluku] dan Sulawesi Utara, Indonesia Ya Ya 10 cm (3,9 in) 0
Pulau Nanumea, Tuvalu Ya Ya “Dua gelombang kecil” 0
Pesisir Laut Okhotsk, Rusia Tidak diketahui Tidak diketahui 3.3 m (11 kaki) 0
Kepulauan Kuril, Rusia Ya Ya 3.3 m (11 kaki) 0
Pulau Midway, AS Tidak Tidak 1.5 m (4,9 kaki) 0
Maui, Hawaii, AS Ya Ya 2.1 m (6,9 kaki) 0
Shemya, Alaska, AS Ya Ya 1.5 m (4,9 kaki) 0
Kepulauan Aleut, Alaska, AS Ya Ya 1.5 m (4,9 kaki) 0
Pantai Kona di Big Island, Hawaii, AS Ya Ya 3.7 m (12 kaki) 0
Pulau Wake, Hawaii, AS Ya Ya 1.8 m (5,9 kaki) 0
California, AS Ya Ya 2 m (6,6 kaki) 1 tewas
Pantai Pasifik Meksiko Tidak diketahui Ya 70 cm (2,3 kaki) 0

post by : Herlin Fitrohtul F.

About these ads