Semua orang pastilah mempunyai cita-cita,
walaupun pada akhirnya cita-cita tersebut
belumlah tentu tercapai sesuai dengan sebuah
kenyataan yang diidam-idamkan, karena kita
semua yang masih memiliki keimanan kepada
Dzat Yang Maha Kuasa Alloh Swt. pastilah menyadari posisi kita sebagai insan manusia
biasa yang hanya diberikan kekuasaan untuk
berusaha dengan keras dan jelas tentu diiringi
dengan do’a dan disempurnakan dengan kepasrahan kepada Alloh Swt atas apapun
hasil yang telah diusahakan. Saya sangat tertarik sekali dengan artikel
Antara Usaha, Do’a dan Pasrah dimana disana ditulis dengan jelas bagai mana kita
sebagai manusia untuk mensikapi segala
keinginan ataupun cita-cita. Siapa sih yang tidak ingin cita-citanya
tercapai ? Ya..pasti semua orang
mendabakannya. Tapi semua itu pastilah
melalui sebuah proses. nah didalam proses
itulah akan muncul berbagai macam halangan
dan cobaan yang mungkin silih berganti yang mencoba menghalau kita dari jalur yang sudah
ditentukan dalam tuntunan agama dan kita
dituntut untuk bisa menghadapi itu semua
dengan penuh kesabaran dan selalu
berprasangka baik terhadap keinginan Alloh
Swt. Dulu, saya bercita-cita ingin menjadi seorang
tentara, tapi ternyata Alloh Swt. menghendaki
lain, dan saat ini saya hanyalah sebagai kuli
dibidang IT, saya juga pernah bercita-cita ingin
menempuh pendidikan sebuah perguruan
tinggi yang cukup terkenal dibandung dengan jurusan Teknik Informatika, tapi ternyata saya
harus menjalani sekolah saya disebuah
pendidikan tinggi swasta. Lalu saat ini saya
punya cita-cita ingin segera menuntaskan
kelajangan saya dan membina sebuah rumah
tangga yang mendapatkan Ridho-NYA, tapi ternyata untuk mendapatkan hal itu tidaklah
semudah membalikan telapak tangan, saya
harus berusaha lebih ekstra keras dan berdo’a lebih ekstra panjang lagi dan Insya alloh
mudah-mudahan saya tetap bertawakal
kepada Alloh Swt apapun hasil yang nanti
akan saya dapatkan. “Tidak ada seorang muslim yang berdo’a memohon kepada Allah, yang do’anya tidak mengandung unsur dosa dan pemutusan
hubungan persaudaraan, kecuali Allah akan
mengabulkan dengan tiga kemungkinan;
memberikan apa yang dinginkan, disimpan
(pahalanya) hingga di alam akhirat, atau
diselamatkan dari bahaya yang mengancam”. (HR. Bukhori). Bagi siapapun yang membaca ini, saya mohon
do’a dari semuanya agar saya dilancarkan dan diberi kemudahan oleh Alloh Swt. dalam
mewujudkan cita-cita yang saya sebutkan
terakhir diatas. Karena saya ingin
menyempurnakan kehidupan saya dengan
didampingi oleh seorang istri yang insya Alloh
bisa melahirkan anak-anak yang sholeh dan sholehah…Amiin

http://www.asep.us/2007/11/07/meraih-cita-cita/

Post by:Lailawati hijriatul s.